CMS TYPO3
TYPO3
Sejarah CMS Typo3
TYPO3 adalah sebuah perangkat lunak open source
dan gratis untuk CMS(content management system) yang
merupakan web application development framework yang
sama dengan Model-view-controller (MVC)
dan ditulis dengan bahasa PHP. Aplikasi yang berlisensi GPL ini berjalan
pada Apache atau IIS, dengan sistem
operasi Linux, Windows, OS/2, atau Mac OS Xdan MySQL
sebagai databasenya.
TYPO3 pertama kali dikembangkan
oleh Kasper Skårhøj. Saat ini, CMS ini dikembangkan oleh dua tim. Tim pertama
yang dipimpin oleh Oliver Hader bertugas
untuk urusan pemeliharaan versi4.x, sedangkan tim
kedua yang dipimpin oleh Robert Lemke danMichael Stucki bertugas untuk
mengembangkan versi 5.x.
Sejarah singkat sulit untuk
mengatakan bahwa Typo3 merupakan teknologi web builder (CMS) baru. Pasalnya
TYPO3 ternyata telah ada sejak 12 tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 1997.
Sejak awal diluncurkan Typo masih digunakan dan dipercayai oleh banyak web
developer sampai saat ini. Typo pada awalnya dibuat sebagai sebuah tool untuk
mendevelop website tanpa mengganggu designnya.
Kegunaan CMS Typo3
TYPO3 mempermudah penambahan dan
pengelolaan modul situs web.Dengan interfaces, function, dan modul dari TYPO3 yang sudah siap, TYPO3 masih
memiliki repositori ekstension yang cukup banyak. Jika dihitung, akan lebih
dari 4.000 ekstension yang siap di-download, yang
disebut dengan TYPO3 Extension Repository atau
TER.
Integrasi jenis konten multimedia
dan dinamis manipulasi gambar sisi server dan generasi di antara berbagai
pilihan standar dalam toolbox komprehensif untuk komunikasi berbasis web juga
termasuk adalah pesan internal dan sistem alur kerja komunikasi untuk authoring
bersama dan kolaborasi.
TYPO3 adalah Open Source CMS yang kuat dan gratis. TYPO3
memiliki banyak fitur dan dapat digunakan untuk menjalankan website besar untuk
berbagai tujuan. TYPO3 memiliki web front end,
dimana akan menampilkan TYPO3 web based kepada
para penggunanya dan lengkap dengan web based back end-nya.
Ini biasanya digunakan oleh si pembuat web atau administrator untuk mengatur
konten dari website.
TYPO3 menggunakan bahasa PHP versi 4
dan 5. Mulai dari TYPO3 versi 4.2.0. membutuhkan setidaknya PHP 5.2
sedangkan sistem database yang didukung oleh TYPO3 DBAL adalah MySQL, Oracle, dan PostgreSQL. Front end-nya bisa
ditampilkan dengan browser,
seperti Mozilla Firefox dan berbagai OS yang sudah di-install JavaScript.Saat ini Typo3 terus dikembangkan sampai
telah mencapai versi 4.2.6.
Dengan TYPO3,
semua orang bisa berpartisipasi dalam komunikasi berbasis web dan hubungan
pelanggan. Integrasi jenis konten multimedia dan dinamis manipulasi gambar sisi
server dan generasi di antara berbagai pilihan standar dalam toolbox ini
komprehensif untuk komunikasi berbasis web. Juga termasuk adalah pesan internal
dan sistem alur kerja komunikasi untuk authoring bersama dan kolaborasi.
Team Inti Typo3
Tim TYPO3 Core
didedikasikan untuk mengembangkan dan mempertahankan CMS ini sebagai yang
favorit dan yang paling memudahkan penggunanya. Selain itu pada team CMS TYPO3
juga ada sub tim untuk masing-masing cabang utama (v4 dan v5) dan tim proyek
bekerja pada fitur-fitur utama untuk versi tertentu.
Kebutuhan sistem
TYPO3 berjalan pada web server
Apache & IIS yang sudah disediakan oleh Jakarta web hosting, dengan sistem
operasi windows ataupun linux dan MySQL sebagai databasenya.
TYPO3 cocok untuk website perusahaan
dan intranet. Ada instalasi dasar TYPO3 yang fleksibel yang dapat dikembangkan
melalui modul dan interface tambahan siap pakai. Desain TYPO3 adalah berbasis
template dapat dibuat template sendiri menggunakan bahasa konfigurasi Typo
Script.
Typo3 memiliki 2 elemen inti yaitu:
1. Front End
Front end merupakan tampilan
interface yang dilihat oleh pengunjung website. Salah satu keuntungan
penggunaan CMS adalah mudah dalam perancangan design website dan menampilkan
sampel hasilnya. Sehingga pengguna akansangattertarikuntukmenggunakannya.
Pada Typo3, pengguna dituntut untuk
lebih sabar dalam urusan Front End atau Interfacenya. Karena sebenarnya, inti
dari design yang luar biasa ada pada Back Endnya. Beberapa sampel website yang
dibangun dengan menggunakan Typo3 adalah: http://www.webex.com, http://ads.economist.com,
atau http://bayertechnology.com.
salah satu contoh dari sekian banyak perusahaan yang berskala enterprise yang
menggunakan Typo dalam pengembangan websitenya, pada website tersebut juga
dapat melihat ciri khas Typo3 pada source htmlnya.
2.
Back
End
Back end merupakan pusat dari segala
aktivitas Typo3. Semua design, coding, dan pengaturan-pengaturan lainnya
dikerjakan. Back end diibaratkan sebagai dapur yang serbaguna sehingga dapat
menyajikan masakan yang istimewa. Pada pengaksesan Back End, pengguna cukup
hanya menambahkan folder Typo pada URL Front End.Misalnya pada URL Front End
pengguna adalah http://localhost/hendraaulia, maka akses Back End
disisipi pada URL sehingga menjadi http://localhost/hendraaulia/typo3.
3.
Cara
Instalasi CMS Typo3
Langkah-langkah instruksi instalasi
terdiri dari 3 tahap, yaitu :
a)
Penentuan
parameter Database, penetapan Username, Password, dan Host yang digunakan
b)
Memilih
database yang adaataumembuat database barupada field yang tersedia.
c)
Import
database
d)
Finish!
Cara Instalasi
Typo3 melaluiSoftaculous
1.
Silahkan
login kecpanel, misal http://contohdomain.com/cpanel atau http://contohdomain,.com:2082
2.
Klik Softaculous pada bagian Software/Services
3.
Pilih Portal CMS » Typo3 kemudian klik Install
Pada bagian Software Setup
4.
Choose
Protocol :
5.
Padaisian
form In Directory (kosongkan untuk menginstall di web root/
langsung pada domain anda)
6.
Database
Name:Isikan dengan nama database yang
ingin di gunakan (maksimal 7 karakter).
§ Pada bagian Site Settings dan Admin Account
7.
Site
Name: Isikan dengan nama website
anda
8.
Admin
Username: Isikan
nama administrator anda
9.
Admin
password: Isikan
password administrator website anda
10.
Admin
Email Isikan
dengan email anda, yang berfungsi untuk melakukan reset password pada saat anda
lupa password administrator anda
11.
Klik Install, tunggu proses hingga proses selesai.
12.
Jika
muncul tampilan dibawah ini ,centang Overwrite files lalu Install ulang.
13.
Untuk
masuk halaman administrative URL http://contohdomain.com/typo3/index.php
14.
Instalasi Typo3 melalui softaculous di cPanel telah selesai.
Cara penggunaan CMS TYPO3
Pada Typo3, anda dituntut untuk
lebih sabar dalam urusan Front End atau Interfacenya. Karena sebenarnya, inti
dari design yang luar biasa ada pada Back Endnya. Beberapa sampel website yang
dibangun dengan menggunakan Typo3 adalah: http://www.webex.com, http://ads.economist.com ,
atau http://bayertechnology.com.
Mereka salah satu contoh dari sekian banyak perusahaan yang berskala enterprise
yang menggunakan Typo dalam pengembangan websitenya. Pada website tersebut anda
juga dapat melihat ciri khas Typo3 pada source htmlnya. Back End Back end
merupakan pusat dari segala aktivitas Typo3. Disini semua design, coding, dan
pengaturan-pengaturan lainnya dikerjakan. Back end diibaratkan sebagai dapur
yang serba guna sehingga dapat menyajikan masakan yang istimewa. Pada
pengaksesan Back End, anda cukup hanya menambahkan folder Typo pada URL Front
End. Misalnya pada URL Front End anda adalah http://localhost/hendraaulia,
maka akses Back End disisipi pada URL sehingga menjadi http://localhost/hendraaulia/typo3
Kelebihan CMS Typo3 :
Dengan menggunakan TYPO3, Kita akan
mendapatkan suatu cara yang mudah untuk membangun dan mengatur sebuah website
yang dinamik. Kita dapat menjalankan semua TYPO3 yang ada pada web browser,
tanpa dibutuhkannya perangkat yang khusus.
Kekurangan CMS Typo3
1.
Versi
PHP minimal yang memungkinkan TYPO3 adalah versi PHP diatas Versi PHP4.
Misalkan : TYPO3 menggunakan PHP4 atau 5, mulai TYPO3 versi 4.2.0 membutuhkan
setidaknya PHP 5.2
2.
Database
yangmendapat dukungan TYPO3 cukup terbatas antara lain : MySQL, Oracle, dan PostgreSQL.
3.
Front-endnya
bisa ditampilkan dengan browser seperti Mozilla Firefox dan berbagai OS tetapi
yang sudah diinstal JavaScript.
4.
TYPO3
bukan sistem yang mudah dipahami, kurva belajar sangat curam dan membutuhkan
lebih banyak pekerjaan yang cukup agar dapat berfungsi sama dengan CMS yang
lain
Keamanan dan validasi CMS Typo3
Dalam kategori aplikasi
TYPO3 berhasil menjadi salah satu
paket yang paling feature complete. Pengembang memiliki API lengkap. Iklan
dikendalikan melalui manajemen banner. Beberapa bahasa yang didukung.
Timebased acara dan penjadwalan didukung untuk semua artikel. Pencarian
situs-lebar didukung melalui “mesin diindeks”, yang juga dapat mencari melalui
media eksternal. E-commerce didukung sepenuhnya melalui modul extensible (skor
10/10).
Penyimpanan data
tidak memiliki database yang
independent. TYPO3 hanya mendukung MySQL sebagai database back-end. Penyimpanan
XML didukung via pertukaran data XML (skor 7/10).
Dalam kategori deployment,
TYPO3 menawarkan lengkap
independensi data dengan dukungan format PDA, WML untuk ponsel, pertukaran data
XML, dan SGML untuk pencetakan. Meskipun, tidak ada toleransi kesalahan
atau skalabilitas (skor5/10).
Kontrol revisi didukung penuh oleh
Typo3. Semua konten yang ditandai dengan versi dan semua perubahan dicatat
sebagai sejarah revisi. Roll-back didukung melalui unlimited undo levels (skor
10/10).
User interface
mendukung bentuk HTML melalui form
generator. TYPO3 menawarkan editor WYSIWYG lengkap, berdasarkan pada sebuah
antarmuka RTE. dokumen menghubungkan melalui manajemen internal link. Berbagai
tingkat editing didukung melalui manajemen petunjuk lengkap yang memungkinkan
kelompok pengguna untuk melakukan tugas-tugas authoring (skor 10/10).
User Manajemen
dilakukan melalui antarmuka pengguna
web, yang relatif kompleks untuk digunakan untuk daftar pengguna yang besar.
TYPO3 tidak mendukung LDAP otentikasi. Meskipun, modul kustom mungkin
menawarkan otentikasi eksternal (skor 2/10).
Workflow
Didukung penuh melalui “workfloe
engine” yang menawarkan persetujuan konten dan pengelompokan author, editor dan
reviewers. Routing informasi disediakan di atas integrasi alur kerja. (skor
10/10)
TYPO3 dan Drupal menerima skor
tertinggi . Kedua TYPO3 dan Drupal mencapai skor mereka karena pelaksanaannya
fitur yang lebih cocok untuk usaha kecil dan menengah . TYPO3 dan Drupal
menunjukkan keuntungan yang jelas atas produk lain pada kategori Control Revisi
dan User Interface kategori. Selain itu, TYPO3 menerima skor penuh pada
kategori Workflow . Kedua TYPO3 dan Drupal didistribusikan di bawah lisensi
GPL. Oleh karena itu, hal ini akan memerlukan usaha untuk hati-hati
mempertimbangkan implikasi dari menggunakan GPL perangkat lunak
berlisensi, redistribusi komersial produk ini atau turunan berikutnya adalah
mustahil. Sebaliknya, bisnis harus focus pada layanan berbayar ketika mendistribusikan
berlisensi GPL perangkatlunak.
Sumber : https://shelaminoz.wordpress.com/2015/04/23/cms-typo3/
Komentar
Posting Komentar